1. Apakah ukuran spot laser pada radar akan berubah?
Ukuran spot laser radar tidak tetap. Semakin jauh jaraknya, semakin besar pula ukuran spot-nya. Secara spesifik, setiap jarak 1 meter, diameter spot maksimum bertambah sekitar 18 mm.

2. Bagaimana cara memilih braket pemasangan untuk LiDAR (laser radar)?

Tersedia tiga jenis braket khusus, pilih sesuai kondisi lapangan:
Braket standar berwarna hitam
Braket full-cover (tertutup penuh) berwarna hitam — cocok untuk lingkungan dengan getaran kecil
Braket peredam getaran (anti-vibrasi) — dirancang khusus untuk lingkungan dengan getaran besar
3. Seberapa efektif braket peredam getaran dalam menahan guncangan?
Braket peredam getaran memiliki fungsi dasar anti-getaran. Efektivitasnya tergantung pada kondisi operasional aktual perangkat di lapangan. Jika intensitas getaran peralatan sangat besar, performa braket ini mungkin menunjukkan variasi atau keterbatasan tertentu.
4. Apakah ada persyaratan khusus untuk pemasangan kabel (wiring)?
Ya, ada dua poin penting:
Harus mengikuti diagram pengkabelan secara ketat
(Catatan: catu daya menggunakan DC 24 V)
Saat melakukan penyambungan kabel, semua kabel yang tidak digunakan harus dibungkus satu per satu secara terpisah, untuk mencegah kontak tak sengaja yang dapat memicu fungsi lain secara salah (false triggering).

5. Cara Pemasangan Produk

6. Apa persyaratan untuk kabel data?
Kabel data Type-C harus menggunakan kabel yang mendukung transmisi data (bukan hanya untuk pengisian daya).
Disarankan merek Xiaomi atau Huawei.
7. Apakah jarak dan sudut pemindaian dapat diatur?
Ya, baik sudut maupun jarak pemindaian dapat disesuaikan secara fleksibel. Pengaturan dilakukan melalui perangkat lunak konfigurasi khusus dari sistem backend, sesuai kebutuhan aktual di lapangan.
8. Apakah pemasangan kabel dan proses debugging sederhana?
Sangat sederhana dan mudah. Kami akan menyediakan diagram pengkabelan lengkap serta panduan tutorial debugging langkah demi langkah.
Jika Anda merasa proses debugging rumit, kami juga menyediakan dukungan teknis jarak jauh oleh tenaga ahli, yang akan mendampingi Anda hingga proses debugging selesai sepenuhnya.
9. Bagaimana cara mengganti grup area (area group)?
Hubungkan terminal COM ke 0 V, dan terminal IN ke 24 V.
Status pemberian daya (atau tidak) pada terminal IN akan menentukan apakah pergantian grup area aktif atau tidak.

10. Masalah Tampilan pada Antarmuka Koneksi Radar
Pada antarmuka koneksi radar, sistem menampilkan ada penghalang di depan, namun:
Tampilan point cloud tidak menunjukkan adanya penghalang,
Kondisi lapangan sebenarnya juga tidak ada penghalang, dan
Radar tidak melakukan pemicuan (tidak aktif).
Solusi:
Tekan tombol Esc + Ctrl + Delete secara bersamaan untuk masuk ke halaman internal sistem guna melakukan diagnosa lebih lanjut.

11. Bagaimana cara mengatur jarak maksimum?
Tekan tombol Esc + Ctrl + Delete secara bersamaan untuk masuk ke halaman internal sistem, lalu lakukan pengaturan jarak maksimum sesuai kebutuhan.

12. Port tidak dapat dipilih atau koneksi gagal saat debugging — bagaimana mengatasinya?
Buka Device Manager (Pengelola Perangkat) di komputer Anda, lalu periksa apakah port radar terdeteksi dengan normal.
13. Gagal mendapatkan versi perangkat lunak saat debugging — apa yang harus dilakukan?
Cabut dan pasang kembali kabel data,
Restart perangkat radar,
Restart perangkat lunak debugging.
14. Sinyal keluaran radar tidak normal — bagaimana mengatasinya?
Periksa apakah kabel telah diperpanjang. Jika ya, lepaskan sambungan kabel tambahan, lalu lakukan pengukuran langsung pada bagian kabel yang terhubung ke radar.
15. Bagaimana melakukan troubleshooting jika terjadi false alarm (peringatan palsu)?
Periksa permukaan lensa: pastikan tidak ada debu, kotoran, atau benda yang menghalangi.
Sesuaikan parameter: jika permukaan bersih, coba tingkatkan resolusi deteksi secara wajar untuk mengurangi sensitivitas berlebihan.
16. Apakah radar dapat digunakan dalam cuaca buruk?
Hujan deras, kabut tebal, atau partikel debu tinggi dapat melemahkan atau menghalangi transmisi sinar laser, sehingga:
Jarak deteksi bisa berkurang,
Risiko false alarm atau missed detection meningkat.
Rekomendasi:
Pasang pelindung anti-hujan, anti-debu, dan anti-kabut pada radar,
Sesuaikan lebar area deteksi dan tingkat sensitivitas secara optimal sesuai kondisi lingkungan.
17. Muncul peringatan “jumlah restart radar tidak normal” — apa penyebabnya?
Radar tidak mencatat restart selama operasi normal. Penghitungan jumlah restart hanya terjadi ketika radar kehilangan daya secara tiba-tiba (non-normal shutdown), lalu dinyalakan kembali.
Kemungkinan penyebab utama: sambungan kabel daya longgar (kontak tidak stabil).
Langkah penanganan:
Hapus kode kesalahan (fault code) historis,
Gunakan sumber daya listrik stabil (power supply dengan regulator tegangan),
Jalankan radar terus-menerus selama beberapa waktu untuk memantau apakah catatan restart abnormal masih muncul.

18. Muncul kode kesalahan E1 — apa artinya?
Kode kesalahan E1 muncul ketika:
Penutup jendela radar (window cover) menghalangi sudut pandang radar lebih dari 25°, atau
Jarak antara radar dan kereta/keranjang (misalnya AGV atau troli) kurang dari 5 cm.
Solusi:
Masuk ke menu Pengaturan Parameter → Parameter Lainnya, lalu sesuaikan sudut yang sesuai untuk mengatasi masalah ini.

19.Kode kesalahan lainnya dan artinya?
